Viona The Naughty Girl : End of The Year First Swinger Party
Cerita ini menceritakan seorang gadis yang sangat eksebisionis, ya, namanya adalah Viona.
Walaupun
Viona tidak memiliki tubuh yag tinggi, tapi dengan rambut yang panjang
dan amat harum, kulitnya yang putih dan halus, wajahnya yang beroriental
asian, juga tubuhnya yang seksi dan terawat. Gadis ini selalu jadi
impian cowok siapa saja, di kampus tiada cowok tidak mencuri pandang
akan gadis ini. Selain itu juga, di kampus Viona terkenal akan nilainya
yang bagus, sopan, ramah, dan juga dengan kaca matanya terlihat bagus
(eh..kok ampe ke kaca mata), pokoknya terlihat seperti schoolgirl murni.
Karena nilai bagus, tampang dan sikap seperti gadis kutu buku,
orang-orang tidak sadar bahwa Viona adalah seorang gadis yang 100%
eksebisionis. Di kampus Viona memang berperan sebagai
role model perfect untuk mahasiswa-mahasiswi lain, tapi di luar situ,
Viona adalah gadis yang suka dengan pesta seks, dan lebih dari itu. Anda
mungkin sebut kalau cewek seperti Viona adalah "Slut", tapi tidak sama
sekali, karena dia tidak ada berpacaran, dan tidak menyakiti hati
siapapun, dan juga cowok-cowok yang seks dengannya juga cowok single.
Untuk mewujudkan impian pesta seks atau swinger tersebut, Viona juga
tidak sembarangan, dia mengikuti forum "Gangbang & Swinger Club".
Viona mulai aktif dan berpesta seks melalui forum saat dia baru tamat
SMAK, yaitu sekitar hampir 1 tahun lalu. Viona memakai nama samaran
"Lynz", sehingga tidak ada yang kenal dengan nama aslinya, dan juga
nomor hub yang dia pakai hanya khusus untuk forum itu, dan juga
rahasiakan umur dan identitas lainnya. Forum itu untuk orang-orang yang
cukup umur untuk mencari sensasi sendiri dengan ada peraturan dan
perjanjian, tentunya untuk menerapkan situasi baik, adil, respect untuk
sesama saat berpesta. Isi forum tersebut juga tidak orang sembarangan,
tiada pekerja seks komersial, tiada gigolo, tiada anak-anak iseng, dan
tiada orang tidak sopan. Pokoknya orang yang aneh-aneh no allowed, dan
segala pest seks yang sudah di janjikan tidak ada biaya atau bayaran,
segalanya dilakukan secara kemauan masing-masing. Selama ini Viona sudah
mengikuti pesta seks sebanyak 2 kali, yang pertama 1 on 1 bersama
seorang MOderator pada forum itu, kedua kalinya melakukan 4P(3 lawan 1)
bersama 3 Moderator. Dan kali ini, galaknya Viona menantikan hari 31 Dec
2012 yang sudah dekat ini bukan untuk berpesta makan bersama
teman-temanya, tapi malah untuk pesta seks.
*ring ring ring*
"halo, Lynz on the Phone..siapa?", suara lembut Viona(sekali lagi : "Lynz" adalah nick atau nama samaran untuk forum tersebut)
"yo Lynz, apa kabar? this is Sky", Sky adalah salah satu Moderator forum tersebut.
"oh, Sky..hihihi, baik-baik saja, kamu sendiri?", reply Viona.
"nice, im cool. oh ya Lynz, posting kamu 2 minggu lalu berjalan lancar?", Sky.
"agak
sulit sih kali ini, aku minta 10 anak untuk acara yg akan datang ini,
cuman agak ragu, soalnya susah pilih orangnya, ehehehe", Viona.
"begini
saja Lynz, kalau kamu ada kesulitan biarkan aku, dan Jay urus saja,
kita pastikan yang ikut adalah orang-orang sopan", SKy
"betul itu, aku tak mau kalau pesta nya sampai gak enak, di forum yang daftarkan diri ampe 70an orang, bingung milihnya", Viona.
"betul-betul,
kalau gitu, biar aku yg urusin saja, pokoknya yang saya pastikan
adalah, semua cowok single, bersih, tampan, sopan, dan tau diri, gmn
Lyn?, tanya Sky
"Oke deh! aku juga agak sibuk, kamu bantuin deh, jam dan tempat sudah aku tulis di post ya", Viona.
"okay my lady, everything's yours, kalau begitu gtg, see ya", Sky.
"Ok, see ya", Viona.
Tentu
Viona merasa sedikit ragu dengan pesta yang akan datang ini, karena 10
vs 1 adalah acara gangbang, namun kadang berapa banyak laki-laki pun
belum tentu bisa mengalahkan Viona. Dengan vaginanya yang sempit, dan
sosok tubuhnya yang cantik dan seksi banget, payudara yang pas buat
tubuhnya, cowok-cowok yang amatir akan hanyut duluan. Hari-hari berlalu
dengan cepat, tanggal 31 Dec pun tiba. Pada tanggal ini Viona sudah
bersiap sesuai dengan janji tanggal waktu dan tempat pesta. Dan
sebelumnya Viona juga sudah pergi ke salon smoothing hair, body
treatment, dan bersihkan kuku-kukunya, jadi alangkah harumnya gadis ini
sekarang. Pada saat itu jam menunjukan jam 1 Siang, Viona sedang
menunggu di ruang tamu rumahnya, dengan pakaian tank top warna putih,
dan short-pants jeans. Sekarang ini Viona sudah terlihat amat seksi,
pakiannya cukup ketat, dan celananya yang pendek menampakan pahanya yang
hairless, dan mulus banget.
Dan tiba-tiba...Ding-Dong.. Dong-Dong suara bunyi bell pintu.
"sampai juga akhirnya", kata Viona dalam hatinya sambil pergi membuka pintu.
*Pintu Terbuka*
"Hallo Lynz! apa kabar??", Viona mendapat sambutan ramah dari Sky, Jay, dan Ryan.
"hallo, sky, halo jay, halo ryan, aku Baik2 kok", sambut Viona.
"wah cantiknya hari ini kamu Lynz, kita boleh berlutut dan memanggilmu ratu saja gak?", canda Sky.
"ehehe bisa saja kamu ini," jawab Viona tersenyum.
"ok, jadi kita sudah ready berangkat ke tempt tujuan, apa Lyn sudah siap?", tanya Jay.
"ok, i'm ready!, Viona.
"ok, lets go guys, let's get in the car", Ryan.
mereka
menuju ke sebuah mobil Fortuner milik Sky. Ryan membukakan pintu mobil
bagian depan untuk Viona, dan Sky yang menyetir, Ryan dan Jay duduk di
bagian belakang. Saat perjalan ke tempat tujuan mereka berempat asiyk
obrol dan canda seperti teman biasa-biasa saja. Mereka hanya
berbicarakan topik biasa dan candaan biasa saja, tidak ada hal sensitif
yang dibicarakan. Itu karena Jay, Ryan, dan Sky adalah moderator forum
Swinger Club, dan mereka adalah cowok yang tampan, body fit, dan amat
sopan, amat pas dengan selera Viona. Sekian waktu berlalu ahirnya mereka
sampai tujuan juga.
"Ok, kita sudah sampai, pilihan tempatmu bagus banget Lynz", Sky.
"hehe iya, aku selalu suka villa di sini, bisa lebih private.", Viona
Ryan
membukakan pintu mobil Viona, dan mereka berempat langsung menuju ke
villa tersebut.Begitu mudah, karena di peraturan forum itu, cewek tidak
mengeluarkan biaya, jadi untuk villa itu, semenjak awal Sky dan member
lain sudah booking awal. Villa itu tidak murah, ada 2 tingkat, luas,
cantik, dan lebih terpencil dan lebih private. Setelah mereka masuk ke
Villa tersebut, sambil menunggu yang lain, mereka minum-minum dan
bersantai dulu diteras. Jam menunjukan arah jam 3 siang, dan ahirknya
yang lain juga tiba.
"tuh mereka sampai juga", Sky.
Sekelompok cowok-cowok ganteng jalan menuju ke Villa mereka.
"halo guys, welcome", Sky
"guys ini Lynz, kenalan dulu yak", Jay.
Mereka
semua memperkenalkan diri dan bersalaman bergantian. Cowok-cowok yang
baru datang adalah Adam, Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan Bryan.
Mereka semua tampan, sopan, dan ramah, dan bersih dan tampak sehat.
Viona tidak kecewa membiarkan moderator forum yang urus, karena memang
sesuai dengan kriterianya. Mereka juga membawa minuman, makanan, kembang
api, dan alat-alat lain secukupnya untuk pesta nanti. Setelah
beres-beres, mereka berkumpul di ruang tamu.
"ok jadi semua sudah tiba, food, drinks semua sudah ada, kami berterima kasih pada udah hadir", Sky.
"kita
semua sudah tau tujuan kesini, yaitu untuk berpesta, dan semua berkat
Lynz ratu kita, dia menyatukan kita semua disini, tepuk tangan buat
beliau dulu", Jay
*plok plok plok plok*
Viona pun tersenyum malu.
"ok, jadi kita hari ini akan bersenang-senang, tapi jangan lupa dengan peraturannya ya.", Ryan.
"no cell-phone, no camera, no spanking, respect each other, and wear condom always, are we cool guys?", Jay
"cool.." Pada menjawab "cool" sambil menganggukkan kepalan.
Pada
mengangguk pelan. Setelah itu mereka jalan menuju ke kamar tidur, kamar
tidur tersebut cukup luas untuk mereka 11 orang. Viona langsung naik ke
ranjang, dan cowok-cowok lain masih pada berdiri di sekitarnya dan pada
diam saja.
"mmm...ok jadi...aku yang buka baju dulu ya? ehehe", Viona.
"Boleh juga Lynz, kita susul, ayo bros, buka saja pakaian kalian.", Jay.
Cowok-cowok
pada masih malu-malu, mungkin karena mereka masih belum terbiasa dengan
telanjang bareng ramai-ramai. Kecuali Sky, Jay, dan Ryan, ketiga
moderator itu sudah tidak berpakaian. Penis Sky, Jay, dan Ryan adalah
yang terbesar di antara banyak cowok disitu.
Saat pesta trakhir,
Viona cukup lelah di servis oleh ketiga moderator itu, karena mereka
berpengalaman dan kuat dalam seks. Kembali ke pesta, Viona perlahan
membuka tank top, kemudian sexy-pants nya, kini tinggal bra dan celana
dalam saja. Setelah itu Viona berhenti dan duduk di ranjang menonton
para cowok melepaskan pakaian mereka. Setelah beberapa menit semua cowok
sudah melepaskan semua pakaian termasuk celana dalam mereka.
Dengan ada seorang gadis yang begitu seksi di hadapan mereka, penis mereka juga sudah mulai tegang.
"bagaimana Lynz, sudah ready?", tnya Ryan.
"ok, ready...guys ini gangbang pertamaku...jadi, mohon bimbingannya ya", kata Viona sambil menundukan kepalanya.
Para cowok mengangguk-angguk dan mulai mendekat, dan Sky sebagai ketua moderator akan mengatur.
"Ok, kalian baris, Lynz akan nge blow job kalian satu per satu ya.", Sky.
Adam
berada di paling depan, dan mendapat giliran pertama. Tanpa basa-basi
Viona perlahan menjilat penis Adam, setelah penis itu basah oleh ludah,
Viona langsung mengulum penis tersebut. Viona sendiri memaju-mundurkan
mulutnya, dan Adam tampak hanyut dengan permainan mulut dan lidah Viona.
Setelah 2 menit, Viona melepaskan kuluman penis tersebut, dan kini
tangan kirinya memompa penis Adam.
"ayo selanjutnya..", Viona
Selanjutnya
adalah Teddy, Viona mengulum penis Teddy seperti tadi. dan Setelah itu
dia melepaskan kulumannya, dan memompa penis Teddy dengan tangan
kanannya.
"sebentar ya..aku mau buka braku dulu", Viona menghentikan pompaan tangannya, dan membuka branya.
Kini
payudara Viona sudah ternampak jelas oleh 10 pasang mata cowok itu, dan
sekarang sudah dalam posisi berlutut. Tangan Viona kembali memompa
penis Adam dan Teddy, dan Ken adalah orang yang ketiga. Sama seperti
yang lain Viona mengulum penis itu dengan amat seksi. Selesai dengan
Ken, tangan Viona tidak lagi memompa ke dua penis tadi. Sekarang giliran
Andy untuk di Blow job Viona. Adam, Teddy, dan Ken, tidak tinggal diam,
mereka bertiga duduk mengelilingi Viona dari belakang, Adam, dan Teddy
meremasi payudara dan Pentil Viona, dan Ken mengelus-elus bagian bahu
dan leher Viona. Kuluman Viona selesai dengan Andy, dan sekarang giliran
Johan. Andy ikut duduk berdekatan dengan Viona dan tangan nya mengelusi
bagian perut hingga ke paha. Sekarang ada 4 cowok yang menikmati
tubuhnya dengan tangan-tangan mereka. Viona selesai juga mengulumi penis
Johan, Johan duduk mendekati Viona, tangannya ikut bergerilya di tubuh
Viona. Kemudian Viona memanggil Tommy dan Bryan sekaligus.
"kalian berdua..sini aja sekalian...", Viona.
Tommy dan Bryan langsung mendekat dan Viona mengulum penis mereka secara bergantian.
Tommy
mengusap-usap kepala Viona, bagai mengusap kepala anak kecil saja, dan
ke 5 orang yg tadi, tiada henti tangannya menyentuh tubuh Viona.
Setelah beberapa menit, ke 2 penis itu sudah bebas dari mulut Viona.
Sky, Jay, dan Ryan mendekat, dan Viona bergantian mengulum ke 3 penis yang lebih besar itu.
Saat
Viona mengulum 3 penis tersebut agak sedikit kesulitan di banding penis
cowok yg lain tadi, sesekali dia tersedak, karena ukurannya lebih
besar. Setelah beberapa menit, Viona selesai juga dengan acara pembuka
blow job. Yang lain juga menghentikan permainan tangan mereka pada tubuh
Viona.
"gimana guys?? enak??", tanya Viona ke 10 cowok itu dengan senyum.
"wah...nomor 1 memang Lynz", Adam.
"hari ini kita bagaikan sedang mimpi yang sangat indah", Teddy.
"Lynz kamu mmg malaikat bagi kami deh", Sky.
Viona tersenyum geli mendengarkan pujaan mereka, dan mereka pun tertawa.
"Gimana Lynz, butuh istirahat?", tanya Jay.
"mmm...ngga..lanjut ya, hehehe", Viona.
"selanjutnya mau bagaimana Lynz, mau langsung aja atau gimana?", tnya Ryan.
"mm..bagaimana kalau, aku masturbasi untuk kalian dulu deh..", Viona.
Para cowok langsung menjawab "mau donk, mau, mau" sambil tersenyum bahagia.
Viona
berdiri dari posisi berlututnya dan naik ke ranjang, kemudian dia
merebahkan tubuhnya pada ranjang itu dan mulai melepaskan celana
dalamnya. Perlahan akhirnya celana dalam itu terlepas juga, kini Viona
sudah telanjang total di depan 10 cowok. Vaginanya terlihat masih rapat
walapun tidak perawan lagi, dan tidak ada sehelai rambutpun, karena
sudah bersih dicukur. Vagina Viona terlihat jelas sudah, bibirnya,
klitorisnya, dan terlihat bersih. Para cowok melotot matanya dan menelan
ludah melihat betapa seksinya vagina Viona.
"ayo...siapa yg belum pernah lihat vagina..hihi", tanya Viona sambil tersenyum.
Para cowok semua langsung mengangkat tangan.
"yang lain aku percaya deh belum pernah lihat, tapi Jay, Sky dan Ryan yakin belum pernah?", Viona.
"pernah Lynz, tapi yang punya kamu, berapa kali pun aku lihat, bagaikan aku lagi mimpi saja", Jay.
"iya Lyn, berapa kali pun aku lihat, selalu rasa seperti pertama kali kulihat vagina secantik ini", Ryan.
"ahh...bisa aja kalian ini, hihihi, oke..sekarang aku masturbasi untuk kalian ya..selamat nonton ya..", Viona.
Dia
pun mulai masturbasi, Viona mendekatkan jarinya ke selangkangannya,
perlahan dia memutar-mutar jarinya di bibir vaginanya. Setelah itu jari
Viona mulai memainkan klitoris nya, dan jari yang lain mengelus-ngelus
bagian bibir vaginanya.
"emmmm...oohhh...", Viona mendesah.
Para
cowok melihat aksi itu bagaikan matanya tidak bisa berkedip. Vagina
Viona terlihat semakin basah, tentunya dia terasa amat sensitif
sekarang, masturbasi sendiri di hadapan 10 cowok.
Tngan kanan Viona
bertukar posisi, kini tangan kanan nya meremas payudaranya sendiri,
sedangkan tangan kirinya masih membelai-belai klitoris nya sendiri.
"ooooh....oh....sedikit...lagi..emmm...", desahan Viona.
Viona
mempercepat jarinya memainkan klitorisnya, dan tangan kanan yang tadi
sedang meremasi payudaranya sendiri kini bertukar posisi kebagian
vaginanya. Tak lama kemudian..
"emmm.....ahhhhh....ah..heh...hebat...hehehehe", Viona akhirnya orgasme.
Saat
orgasme ada sedikit cairan keluar dari vaginanya, kini membuat
vaginanya semakin basah, dan sprei ranjang itu juga basah sedikit
terkena cairan cinta Viona. Para cowok langsung tersenyum dan tertawa,
sambil memuji betapa hebat dan seksinya Viona.
"ayo tepuk tangan donk untuk Lynz", Sky.
*plok plok plok plok* mereka semua bertepuk tangan, dan Viona tertawa malu.
"ini segelas air minum dulu", Sky.
"makaci~", Viona sambil mengambil dan meminum segelas air itu sampai habis.
"Sky mau minum juga gak??", tanya Viona ke Sky.
"tak apa, aku ntar aja", Sky.
"bukan air itu Sky, maksud aku..air yang di vaginaku ini, kan basah nih.."
"ooh, mau mau mau!", Sky.
"eelaah...kurang ajar nih Sky, kiranya loe gk mau, gwa mah mau", Jay.
Mereka
tertawa bahak-bahak. Kemudian mulut Sky langsung mendekati vagina
Viona, dan menjilat dan menghisapnya. Viona menggunakan jarinya membuka
lebar vaginanya, terlihat bagian dalamnya berwarna pink. Melihat itu Sky
semakin nafsu menghisap dan menjilat vagina Viona.
"ooh.....emmm....", desah Viona.
*pop* suara dari Sky setelah selesai mengoral vagina Viona.
"enak banget rasanya Lynz, kamu benar-benar fantastis deh.", Sky.
Viona tersenyum. Waktu menunjukan jam 5 sore.
"ok selanjutnya, kita akan seks dengan Viona secara bergilir, Lynz udah siap kan?", Ryan.
"ok..im ready..", jawab Viona sambil merapikan rambutnya.
Saat
kedua lengan Viona sedang merapikan rambutnya, menampakkan ketiaknya
yang putih dan mulus habis, seperti artis K-Pop. Para cowok semakin tak
tahan dengan pemandangan itu.
"Sky kamu dulu aj ya, yang lain tunggu panggilanku,ok?..dan jangan lupa pakai kondom ya semua..", Viona.
"ok, ratu..." jawab para cowok.
Viona
kembali merebahkan tubuhnya di ranjang menunggu untuk di penetrasi,
para cowok masing-masing memakai kondom. Setelah semesai, Sky langsung
mengambil posisi di bagian depan vagina Viona.
"are you ready angel??",Sky.
"Yes, fuck me now...", Viona.
Sky
langsung menggengjot vagina Viona, dia memompa dengan cukup kencang,
kondom tersebut sudah licin, sehingga mudah penetrasinya.
"yeah..you love it lynz?? you love it??", Sky.
"ohh..ohh.. yesss...faster baby...faster..", Viona.
Setelah
beberapa menit, Sky dan Viona berganti posisi, sekarang Sky yg merebah
di ranjang, dan Viona memanjat ke penis nya yang besar. Kini dalam
posisi woman on top Viona langsung memasukkan penis itu sendiri ke
vaginanya, dan menaik turunkan tubuhnya dengan cepat. Sky tidak tinggal
diam, dia juga mengikuti irama gerakan Viona, setiap saat tubuh Viona
turun, Sky menaikkan pinggulnya sehingga penisnya bisa tertancap lebih
dalam lagi.
"ohh...ohh....he...hebat...ahh...dalam sekali....", desah Viona.
"Lynz suka tidak??", Sky.
"suka...aahh...ahh...", Viona.
Sebagai
profesional Sky sudah jelas Viona tidak lama lagi akan orgasme,
sehingga dia perkuat dan percepat penetrasinya. Dia langsung menarik
kedua lengan Viona sehingga sekarang Viona tidak naik turun lagi sendiri
lagi, dan dalam posisi ini Sky menggenjotnya tanpa ampun. Dan tak lama
kemudian Viona orgasme lagi.
"wahh....aahhhh...AHHHHHH!!...ohhh..ohhh", desah Viona.
"yeahh, baby!", Sky.
Saat
Viona orgasme tadi, vaginanya mengeluarkan cairan cintanya dan kali ini
lebih banyak, sprei nya menjadi basah kuyup. Kembali Sky memompa vagina
Viona dengan cepat.
"aku juga udah mau keluarr...ohh..",Sky
"ahh...ahhh...ahhhh...", Viona.
Tak
lama kemudian Sky keluar juga, sperma keluar di dalam kondomnya
sendiri, ini karena peraturannya tidak boleh ada cream pie, kecuali
kalau Viona beri izin.
"ooohhh! aku....keluar..Lynzz..yesss Baby!!!!", Sky
"oohh...sky..itu sperma kamu..di tumpah di gelas saja ya, nanti yg lain juga ya, di satuin saja.", Viona.
Sky
sudah selesai dan sekarang giliran yg lain, sebenarnya Sky sendiri
sudah bisa membuat Viona melanda orgasne berkali-kali, tapi karena ada
peserta lain lagi, jadi Sky relain kali ini.
"ok..sekarang..Adam yg akan seks denganku", Viona.
"siap ratu Lynz", Adam.
Adam
merebahkan tubuh Viona di ranjang, dan Adam menindih tubuh Viona dari
atas, kini dalam posisi misionaris. Penis Adam sudah tertanam penuh dan
dia mulai memompa vagina Viona, dan mulutnya Adam mencumbui bagian leher
dan payudara Viona.
"ooh...oh...lebih..cepat Adam..", Viona.
Adam
pun memompa lebih cepat lagi, sebenarnnya Adam ini hanya amatiran saja,
kalau di banding Sky, SKy skill nya lebih pro. Tidak lama kemudian,
"AAkkkhh..Aku..keluar..!!", Adam.
*crooott...* Spermanya Adam tertabung di dalam kondomnya.
"wah..Adam...cepat kali keluarnya..ahahahahah!", ejek Viona.
Diikutin yang lain tertawa juga.
"ya..maklumin lynzzz, aku masih pemula, harus belajar dari para Moderator lagi nih..hehhe", Adam.
Adam
keluar dari posisi dan menumpahkan spermanya dari kondom ke gelas yg
sudah ada sperma Sky tadi. Gelas tersebut tambah banyak isi spermanya.
"hah..ok sekarang giliran mu deh Jay", Viona.
"yes master!", Jay.
Jay
ini penisnya sedikit lebih besar dari punya Sky, saat terakhir pesta
Viona dibuat Jay Orgasme hingga 5 kali, tapi kali ini tentu Jay akan
memperingan.
"ok Here i go angel!", Jay.
Jay menaikkan tubuh Viona
hingga menjadi doggy style, dan memompa vaginanya dari belakang.
Genjotan Jay amat cepat dan penisnnya yg besar cukup membuat Viona
hanyut dalam sekejap.
"ahh...yeahhh..yeahh...fuckk...", Viona.
"you like that huh? you like that?", Jay.
"oohhHH...FUCK...eahhh....", Viona.
Kemudian
Jay mengangkat tubuh Viona ke atas dan menggantungkan kedua kakinya di
legannya dan memompa vaginanya dalam posisi itu. Posisi ini membuat
Viona tampa setengah melayang. Kehebatan Jay dalam waktu tak lama lagi
sudah mengalahkan Viona.
Kali ini Viona orgasme kuat hingga tubuhnya kejang dan gemetaran.
"AAHHHH Yeahhh..Fuckk!!! OOOhhh....ohhh..",Viona.
"enak?? mau lagi Lynz ?? you want more??", Jay.
"fuck me please, one more!", Viona.
Jay
merebahkan dirinya di ranjang, dan Viona sekali lagi sendiri memanjat
ke penis Jay, kini dalam posisi woman on top. Viona menggapai penis
besar milik Jay dan memasukkannya ke ling vaginanya sendiri. Jay
langsung lanjut memompa vagina Viona dengan cepat.
"yeah baby! you want fuck? you like that?", Jay.
"deeper...deeper..yess..ohh ouhh!!", Viona.
Tak
lama kemudian Viona orgasme hebat lagi, dia orgasme hingga tubuhnya
loncat dan penis Jay langsung lepas dari liang vaginanya. Kemudian
tubuhnya kejang dan vaginanya gemetaran.
"OOOhhhh......mantap....Jay..memang hebat....", Viona.
Jay sepertinya juga udah mau keluar, dia langsung menarik Viona dan kembali memompa vagiannya tanpa ampun..
"OOhhhh Jayy....OOhh AMpunnn...aaahh..Hahhhha...", Viona.
"oohh..tanggung....udah mau keluar..sekalian!!! OOHH!", Jay.
*Crroootttttt*
"ohh..oh...hebat jay...", Viona.
"kamu yang terbaik Lynz, mantap kamu.", Jay
Jay melepaskan penisnya dari liang vagina, dia menumpahkan spermanya dari kondomnya ke gelas tadi, dan isinya menjadi menambah.
"gimana Lyn, mau istirahat dulu?", Sky.
"mm..belum, Lynz masih kuat kok, ayok..selanjutnya..lynz mau mencoba yg baru..",Viona.
"gimana Lyn?", tnya Ryan.
"kamu nanti Ryan, sekarang aku mau Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan Bryan baring berderet di kasur", Viona.
"ok Lynz" para cowok itu pun ikutin perintahnya.
Mereka
berbaring di ranjang besar itu mulai bagian kepaka ranjang hingga
ujung, susunanya mulai dari Teddy, Ken, Andy, Johan, Tommy, dan terakhir
Bryan. Kini Viona merangkak ke atas ranjang dan dia mulai dari sisi
Teddy, Viona langsung menindih Teddy di bagian selangkangan. Dengan
posisi WOT ini, Viona menggapai penis berkondom milik Teddy dan
memasukkan ke liang vaginanya sendiri. Amat bahagia tentu bagi Teddy,
karena semuanya Viona yang atur. Langsung Viona memompa sendiri
vaginanya, dan Teddy ikutin irama gerakan Viona.
"ohh..lebih dalam Ted...lebih cepat...", Viona.
Si Teddy juga masih amatiran, tidak lama kemudian.
"oohh aku tidakk tahan lagi! keluarr..dah!!", Teddy.
"ahahahha...Teddy Bear, aku baru saja mulai padahal,Tted udah keluar, cepat amit!", Ejek Viona.
"yah...habis Lynz terlalu seksi sih, vagina Lynz sempit banget, aku terhanyut seketika!, Teddie.
"HAHahahahaha" kembali mereka semua tertawa.
Setelah itu Teddy turun dari ranjang dan dia menumpahkan spermanya di gelas tadi.
masih
ada cowok lain lagi yg berbaring di ranjang sesuai perintah Viona.
Viona langsung berpindah ke cowok lain dan dengan posisi woman on top,
kali ini Ken.
"ayoo, Ken jangan cepat amit keluar ya, hihi!", Viona.
"iya ratu, aku berusaha ya, tapi gak jamin, lu terlalu cantik dan seksi", Ken.
Sebelum
Ken memompa vagina Viona, Viona sendiri sudah melakukanya sendiri. Sama
seperti tadi, ia menaik turunkan tubuhnya, dan ken mengikuti iramanya.
"ohhh...not bad Ken...fuck me deeper!", Viona.
"Ohh Yess!! Yesss!!", Ken.
"Ayoo Kenn!! Ayoo Kenn!! Ayoo Ken!!", si Ken mendapat sorakan dari peserta-peserta lain, dan dia juga bertambah semangat.
"yeahh Lynzz, i got the power!!", Ken.
"aahh!! fuck me harder!!!...show me your power!!", Viona.
Dan tidak salah Ken benar-benar mendapat power saat itu, cukup untuk membuat Viona orgasme.
"ooooOOOhhhh!!....he...hebat Kenn....oohhh...", Viona.
"lagi ya Lynz, tanggung nih, udah mau keluar gwa!!, Ken, langsung kembali memompa vagina Viona dengan liar.
"AAAHhkkkk!! Keluarr!!!..Lynz mantaaappppp!!!, Ken.
Viona
tergeletak langsung menindih tubuh ken. Tapi tidak lama kemudian Viona
sudah bangkit dan Ken menumpahkan spermanya di gelas tadi.
"oh iya...aku lupa..aduh maaf ya guys", Viona.
"lupa apa Lynz, gak usah maaf kok" para cowok bertanya kepada Viona bingung.
"aku lupa bersihin penis-penis kalian! hahaha!", Viona.
"OH..Hahahahaha Kita kira apa Lynz, kaget tadi" Para cowok ketawa dengan sikap Viona yang aneh ini.
Kembali
ke ranjang, Viona kini menindih Andy, sama seperti yang lain dia
mengisikan vaginanya dengan penis langsung dan Andy mulai memompa
vagiannya dengan posisi WOT lagi.
"sini, yg sudah lepas kondom..aku bersihin sisa-sisanya..", Viona.
Sambil
di pompa andy vaginanya Viona, Viona mengoral dan membersihkan
sisa-sisa sperma dari penis Sky, Ken, Adam, Ken, Teddy secara gantian.
Walapun penis mereka sudah agak kering namun Viona menghisapnya dengan
kuat dan sampai bersih. Tak lama kemudian..
"aku tak tahan lagii!!!", Andy.
Andy
langsung ejakulasi. Karena Viona masih belum selesai membersihkan penis
mereka dengan oralnya, Viona tak sadar kalau Andy sudah keluar.
"mmmmaahhh...sudah bersih penis kalian semua..loh, kok Andy tiba-tiba berhenti..ok deh..biar aku aja yg mompa..", Viona.
"ohhh...jangan..tadi...udah..kelua..rr!", Andy.
"loh!?, masa sih, tadinya aku aja belum ngapain, wahh andy ejakulasi dini ya...hahahah!!!", ejek Viona.
Mereka
semuanya tertawa sambil mengejek Andy ejakulasi dini. Andy keluar dari
barisan, dan sekarang giliran Johan. Viona langsung mununggang penis
Johan dan mulutnya mengulum dan membersihkan sisa-sisa sperma pada penis
Andy. 7 cowok yang sudah mendapat gilir, mereka kini mendekati Viona,
dan tangan mereka tidak henti menyentuh seluruh tubuhnya. Ada beberapa
yang menjilatin bagian, leher, telinga, dan payudaranya tiada henti di
peras secara bergiliran.
"oooh....emmmm...", Viona.
"kenapa Lynz, udah mau keluar ya??", Johan.
"ooohh..curang..ya...kalian...main keroyok begini..uhh..ahh..", Viona.
"Lynz kuat banget sih, kalau Johan tak di bantu, nanti ejakulasi dini kayak Andy tadi", Ryan.
"Hahahahaha" mereka semua tertawa dengan canda tersebut.
"Hmmmmpp...ahhh...Lynz tak bakal...kalah ama Johan...pasti Johan yg keluar dulu..hehehe", Viona.
Viona menutup agak rapat kedua pahanya sehingga membuat liang vaginanya lebih sempit.
Walaupun
dengan ini Viona merugikan sendiri, tetapi bagi Johan juga tidak tahan,
karena batang penisnya kini diapit vagina Viona yang lebih sempit.
"oohhh yeahh....fuuckk mee....", Viona mempercepat gerakan tubuhnya.
dalam waktu 1 menit kemudian.
"OOOhhh...mantap asli!!! Keluar dah gwa!! aarggh!" *crrooootttt*, Johan tidak tahan lagi dan dia akhirnya ejakulasi.
"wahh... kalah deh Johan ama Lynz..hahaha..", Sky.
"iyah...lah...Lynz tak bakal ka..lah..", Viona.
Viona juga tampak tidak tahan lagi, dia juga sudah mau keluar, dan tentunya dia tidak sabar lagi untuk orgasme.
"jangan di lepas dulu...punya Lynz juga udah mau..aaahh!..tanggung...", Viona.
Viona terus memompa sendiri vaginanya pada penis Johan, dan membuat Johan amat derita.
"oohhhggg!! HAhaha!! Wahh Gak tahan nih, ampunn lynzz!!", Johan tidak tahan karena dia baru saja ejakulasi.
Yang lain pada ketawain Johan yang sedang derita ini. Setelah beberapa detik akhirnya Viona orgasme juga.
"AHhhhhh...Ahhhh...yeahhh guys....hahhh...Lynz yang..menang...hah..", Viona sambil mengangkat tangannya bagai juara.
"hebat memang Lynz..udah dikeroyok, Lynz yang menang lagi!", Jay.
Mereka
semua tepuk tangan untuk Viona, dan Viona melambaikan tanganya bagaikan
sang juara. Orgasme demi orgasme, Viona juga hampir terkuras tenaganya,
dan vaginanya tidak begitu basah lagi, karena ngilu dan sudah seks
cukup lama. Sekarang giliran Tommy, Viona menduduki wajah Tommy dengan
Vaginanya tepat di depan mulut Tommy.
"Tom, di jilat ya...sampai basah ama ludahmu..jangan diisep..", Viona.
"ok boss", Tommy langsung menjilat vagina Viona.
Cowok-cowok
lain kembali tangannya menyerang tubuh Viona. Karena baru saja orgasme,
Viona masih sensitif, dan mudah orgasme lagi. Setelah vaginanya cukup
basah, dia langsung menggapai penis Tommy dan memasukkan ke dalam liang
vaginanya, sama dengan yang lain posisi WOT. Mereka berdua langsung
saling mengeseks dengan liar.
"Ahhh!!...boleh juga Tom...punyamu...panjang juga....Ohhh!!", Viona.
"kali ini gimana Lynz, bagaimana kalau kita tanding siapa duluan keluar?", Tommy.
"ooh...oke..kalau Tommy yang keluar..dulu...nanti malam Tom luncurin kembang api dari...lubang pantat gmn?", Viona.
"wah..berat juga ya hukumannya, kalau Lynz yang keluar dulu gimana sebaliknya??", tanya Tommy.
"Kalau aku keluar dulu..aku yang melepaskan kembang api dari vaginaku..ok??", Viona.
Para cowok langsung menganggap itu adil, karena bukan hukuman amat berat juga.
"ok..biar adil kita biarin mereka berdua yg duel saja ya guys!", Ryan.
Para cowok langsung menghentikan serangan tangan mereka pada tubuh Viona.
Saat
lepas, Viona langsung di genjot habis-habis oleh Tommy, kecepatannya
amat tinggi sehingga membuat Viona cukup mampus. Tommy termasuk sudah di
atas amatir pengalaman seksnya, di banding dengan Andy, Adam, atau
Johan.
"ooohhhh...fucckkk.....AAAHhhh...oooohhH!!", Viona mendesah keenakan.
"yeah you like that huh? Yeahh baby Yeahh!", Tommy.
Setelah
1 menit di serang Tommy secara ganas, vagina Viona mulai perlahan
mengeluarkan cairan cintanya lagi. Kini setiap Tommy memompa vagina
Viona, terdengar suara basah *cep cep cep cep*.
"Yeahh Tommy, you can do it man" Tommy mendapat sorakan dari perserta lain.
Dan tak lama lagi kemudian,
"Ngahhh...amm..puunn..Ahhhhh Fuckk....takk tahan...lagii!!!", Viona
Serangan TOmmy yang manjur akhirnya membuat Viona orgasme hebat, kali ini banyak air tersemprot dari vaginanya. *creessssssssss*
"AAAaahhhhhhh.....fuckk...aku......aku...kalahhh....", Viona.
"masih belum selesai lagi Lynz!", Tommy langsung menggengjot Viona yang belum habis orgasmenya dengan ganas.
Cukup
dalam 30 detik saja, Viona sudah orgasme lagi, mereka semua bertepuk
tangan untuk Tommy atas upayanya membuat Viona multi orgasme.
"OOOuhhhhh......ammm...punnnnnaaa..AHHHH!!! hebatttt aaaa!!!!", Viona.
"AHhhh!!! aku juga tak tahan lagi!! keluar juga!!! OOOhhhhh!!", Tommy akhirnya ejakulasi juga.
Tubuh Viona langsung jatuh tertindih Tommy, dan nafas mereka terengah-engah.
"wahh..Tom..aku orgasme 2 kali dibuat kamu...hebat ya kamu..", Viona.
"hehehe, mungkin Lynz yang mengalah deh ya..", Tommy.
"ngga kok...ok deh malam nanti aku yg lepaskan kembang api dengan vaginaku ya...", Viona.
Mereka
tertawa bahagia, karena mlm nanti bisa melihat hal yang baru lagi.
Tommy menumpahkan spermanya yang terisi dalam kondomnya ke gelas yg
sudah daritadi penuh dengan peju.
"Mmmmm.....ok, sekarang giliran Bryan...", perintah Viona setelah selesai membersihkan penis Tommy.
"Lynz, mau tanding juga gak?", Bryan.
"wahh..tanding lagi ya...apa hukumannya kalau kalah??, tnya Viona.
"kalau kalah..vagina lynz harus menelan sebotol Vodka, dan mengocok-ngocok kepala botol itu di dalam vagina, gimana?", Bryan.
"ooh...mau lihat air mancur ya kamu...ok tidak masalah", Viona pun tidak menolak.
Tapi kalau cewek liar seperti kalah atau menang juga mau melakukan nya deh.
"tapi kalau Bryan yg kalah, botol itu di tancapkan ke anus bryan ya!", Viona.
Semua cowok langsung tertawa.
"ok ok, bersiaplah", Bryan yakin dia akan menang.
tanpa basa basi mereka langsung saling menggengjot dalam posisi WOT, dan cowok-cowok lain tidak ikut campur.
"AAhhh...hanya...itu kemampuan..muu Bryann..Ngahhhhh!!", Viona mendesah keenakan.
"Ohh!! rasakan kecepatanku Lynz!!", Bryan langsung mempercepat pompaan nya.
Viona yang tadi barusan orgasme 2 kali, hal itu tidak membuatnya akan menang dalam tandingan ini.
"OOOOHHHHH....Fuckk...gilaaa....aaaAAhhh!! aku...tak tahaan lagii...tak tahan lagii!!!", Viona.
*cresssssss*
Viona akhirnya orgasme juga dan air cintanya menyembur, Bryan memang sudah menang, tapi dia sudah capai limit juga.
"OOOhhhh Yeahhhhh mantapp!!!! *CCrooootttt* aku menang!!", Bryan ejakulasi juga.
Semua
tertawa bahagia. Bryan keluar dari posisisi, seperti yang lain dia
menumpahkan spermanya ke satu gelas yg sudah terisi banyak peju. Dan
Viona membersihkan penis itu. Terakhir sisa Ryan saja yang sudah berdiri
di hadapan Viona. Viona langsung tersenyum sambil menggelengkan
kepalanya.
"wah..mampus deh kalau ama Ryan", Viona.
"Lynz, kalau kamu capek boleh istirahat dulu kok", Ryan.
"belum...lanjut saja..tapi kali ini...hajar tanpa ampunn ya!", Viona.
"wahh..yang benar Lynz, kmu udah babak belur begini", Ryan.
"tak apalah..ini kan akhir tahun..", Viona sambil merapikan rambutnya.
"ok kalau gitu bersiap ya, guys perhatikan ini master ajarin kalian biar pro", Jay.
"yeah Man!! bawa Lynz ke surga!! tanpa ampunn!!", sorak-sorak cowok-cowok lain.
Ryan
langsung merubah posisi Viona menjadi menungging, dan dia menghajar
vagina dari belakang, ukuran penis nya besar dan kuat. Ryan selain
moderator, dia juga terkenal di forum akan penisnya yang besar, tubuhnya
yang fit da kencang, not to mention ganteng. Dia juga terkenal dalam
membawa cewek capai orgasme dalam waktu singkat, dan hingga multi
orgasme berkali-kali.
"oohhh ohhh ohhh...ahhhh..hebat....Ryan..uuahhhhh!!", Viona.
Ryan sengaja menghantam lebih dalam lagi penisnya, dan tidak lama Viona pun orgasme.
"ooohhh.....fuck..aaahh...", Viona.
Ryan
langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, dan penisnya sudah mulai ambil
posisi di depan vagina Viona. Dengan posisi itu langsung Ryan menghajar
vagina yang masih dalam badai orgasme itu dengan hebat.
"yeahh babyy! take that baby! you like it baby?", Ryan.
"oohhh yessssss.....yeessss!!!!ngg...aahhhhh", Viona.
Dan cukup dalam hitungan 20 detik Viona orgasme lagi, dan kali ini jus vaginanya muncrat hebat hingga membasahi perut Ryan.
"OOOhhhh!!!!! keluarr lagiii!!!!!! AAAAAAAAhhhhhh!!", Viona mengejang hebat dilanda multi orgasme hebat.
Tanpa
ada istirahat, sesuai permintaan Viona kalau mau di hajar tanpa ampun.
Ryan mengangkat pinggul Viona dan Ryan berbaring di ranjang. Sekarang
menjadi posisi Woman On Top. Viona menggapai penis Ryan yg besar itu dan
dimasukin ke dalam vaginannya.
"Oohhh....", Viona.
Tanpa ampun
langsung Viona di hajar dari bawa, hingga tubuh Viona ber lompat-lompat
ke atas. Hentakan penetrasi cepat, kuat ke dalam vagina Viona tanpa
henti. Dan tangan Ryan memerasi payudaranya Viona.
"iiaaaaaaaaaahhh....mam...mampusss..aku....ammm...punn...", Viona.
"OOOghh..sedikit lagi Lynz..aku juga udah mau keluar", Ryan.
Keduanya
makin liar saja, sampai ranjang itu pun ikut bergoyang-goyang hebat.
Cukup dalam 40 detik, keduanya akhirnys capai juga.
"OOOOOhhhhhh.....man..tap.....Ryan...ohhhh", Viona orgasme, dan kali ini dia sampai pipis di ranjang itu.
"AAAkkkhhh!! ahh keluar gwa!! *Crooottttt*", Ryan.
"aku..aku sampai pipis di ranjang...HAhahaha!!", Viona.
"luar biasa Lynz kamu mmg cewek paling seksi", Ryan.
Ryan mengeluarkan sperma dan ditumpahkan ke gelas, seperti yang lain, penisnya dibersihin mulut Viona.
"Jadi ini segela peju mau di apain lynz??", tanya Sky.
"sini...aku telanin semua untuk kalian guys..", Viona.
"Hebat asli Lynzz" "Lynz memang bagaikan malaikat" berbagai pujian dari cowok-cowok.
Dan tentu Viona senang mendengar pujian tersebut.
Setelah gelas yg berisi banyak sperma dari 10 cowok itu sudah berada di tangan Viona, dia mulai meminumnya.
"lihatlah! *gulp gulp gulp gulp* MMhmmmmm....Ahhhhhhh......", Viona.
Mereka semua memberikan tepuk riah tangan untuk Viona.
"makasih-makasih, hihihi", Viona.
"ok, jadi acara gangbang sudah selesai ya..kita kemas-kemas, mandi dulu, dan nanti kita makan ya", Sky.
Acara
gangbang selesai, sekarang pada sibuk merapikan ruangan, membuang
kondom-kondom bekas mereka, dan bergiliran mandi. Setelah semuanya sudah
bersih dan siap mandi dan berpakaian santai, jam sudah di arah jam 7
malam. Saat itu mereka mengadakan BBQ, berbincang, minum, makan, seperti
pesta biasa. Saat berbincang Viona juga sengaja menanyakan pertanyaan
yang kotor kepada cowok-cowok lain, seperti berapa sering mereka
masturbasi dalam seminggu, dan membahas kembali detil-detil acara
gangbang tadi bagai canda. Mereka menertawakan kembali Andy yang
dianggap ejakulasi dini. Setelah acara makan, mereka melakukan aktivitas
dan bersantai, ada yang main playstation, dan ada yang ngobrol saja.
Saat jam 11.55 pm, pada sudah bersiap menyambut tahun baru 2013, sambil
mempersiapkan minuman.
"Guys ayoo berkumpul!! sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru!!", Sky.
Mereka
semua berkumpul di lantai 2 villa itu, di lantai 2 tidak ada silang
atau atap jadi mereka bisa menembakkan kembang api dari situ.
"10, 9, 8 7, 6 ,5 ,4, 3, 2, 1! Happy New Year!!"
Mereka
bersorak riah dan saling bersalaman dan mengucapkan Happy New Year satu
sama lain. Dan mereka tidak lupa akan utang Viona.
"Ohh yaa, Lynzz sudah siap melepaskan kembang api??", Sky.
"siap!, hahaha ayo saja!", Viona.
"Sebentar, bagaimana kalau ngocok Vodka dulu, ntar vaginamu basah kena vodka baru mudah di tancap kembang apinya", Jay.
"iyapp..ide bagus..ok vodka dulu..siapa mau air mancurrr???", Viona.
"yeahhhh baby...Piuutt piuttt"
Para
cowok mempersiapkan Vodka, dan Viona melepaskan sexy-pants nya kemudian
celana dalamnya dengan cepat. Di hadapan 10 cowok kini Viona tidak
berpakaian apa-apa di bagian bawahnya, dan bagian atas tubuhnya masih
berpakain tank top warna putih. Viona langsung duduk di kursi yg sudah
tersedia, kemudian Jay membukakan tutup botol vodka itu dan
memberikannya kepada Viona.
"ready guys??", Viona sambil membuka lebar ke dua pahanya menampakan liang vaginanya.
Viona
langsung menancapkan kepala botol vodka itu ke liang vaginanya dan di
kocok hingga gas dan air vodka muncrat dari vaginannya hingga vodka itu
habis..
*CreeesssssssssssSS*
Mereka semua tertawa, dan juga Viona tertawa senang.
"gimana rasanya Lynz?", tanya Ryan.
"dingin rasanya...tapi enakk, seperti semburan air saja..hahaha..", Viona.
"ok kalau gitu, saatnya main kembang api!!", Jay.
Sekotak
kembang api yang sudah terbuka di dalam ada 10 batang, kembang api
tersebut tidak terlalu besar. Sky mengambil sebatang kembang api kepada
Viona yg masih duduk di kursi itu dengan paha terbuka. Pegangan kembang
itu sudah di lapisi kondom baru, sehingga lebih mudah dan aman untuk
dimasukan ke vagina Viona. *cepp* bagian pegangan batang kembang api
sudah ditancapkan kedalam vagina yg sudah berhadapa ke langit luas. Saat
menancapkan pegangan kembang api tersebut ke vagina viona sendiri, dia
mendesah dan ketawa
"uhh..Hahahaha!" dan diikutin tawaan para cowok-cowok.
Jay mengeluarkan korek api dan menyalakannya bagian sumbunya.
*cessssssssssstt*
"here we go guys, yeahh baby!!", Jay.
"dont forget to make a wish, guys!", Viona.
*buummm* *Piiiuuu...Tesssss*
"Happy New Yearrr!!"
"Kerennnnn" "hahaha mantap lynzz" mereka bersokrak lebih riah dan tertawa senang sekali.
Kenapa
tidak ini pertama kali melihat kembang api di lepaskan dari liang
vagina cewek cantik begini. Saat itu Lynz pun ikut tertawa senang
bercampur malu.
"gmn Lyn, panas gak?? ada terluka gak?", SKy.
"ngga Sky, aman saja, itu pemegang kembang apinya cukup panjang, hehehe", Viona.
Mendengar
kata aman dari Viona, dan memang terlihat aman, mereka melanjutkan hal
tersebut hingga kembang api terakhir. Setelah jam itu waktu sudah pada
di 12.40 am, acara sudah selesai. Mereka berterima kasih pada moderator
dan peserta sama lain atas kehadiran dan sumbangan untuk pesta ini. Tapi
si Viona tiba-tiba...
"hmm...makan sudah, kembang api sudah..jadi mau apalagi selanjutnya?", tanya Viona yang masih belum menampakkan vaginanya.
Mata cowok-cowok langsung terbuka lebar merasa heran.
"mungkin minum sebentar terus tidur Lyn?", Sky.
"atau...lanjut...ronde 2 guys??? anyone??", Viona, sambil membuat lingkaran di bagian bibir vaginanya.
"yang benar Lyn??", tanya Jay, dan para cowok terlihat suprise banget.
"iya..gara-gara gesekan kembang api dan vodka tadi, aku jadi mau lagi nih!!", Viona sambil mengelus-elus vaginanya.
Kemudian Viona berdiri dari kursi dan berjalan masuk ruangan sambil berkata,
"pokoknya terserah kalian..aku akan berada di ranjang tadi, kalau mau, come here", Viona.
"Ma...MAUUUU DONKKKK!!!" Para cowok langsung menjawab dengan semangat.
"kali ini kita yg amatir-amatir tidak akan beri ampun ya Lynz", ANdy.
Sambil tersenyum Viona masuk ke kamar, dan 10 cowok itu ikut dari belakangnya.
Dan pesta gangbang ronde 2 ini pun mulai dan berakhir hingga jam 4.30 pagi..
Villa
yang di huni Viona bersama 10 cowok itu sudah kosong, namun
sampah-sampahnya masih ada. Ini menandakan Mereka usai pesta sudah check
out dari villa itu, dan saatnya villa itu dibersihkan petugas situ. Ada
3 petugas kebersihan masuk ke villa yang sudah kosong itu..
"wahh untung ruang tamunya tak kotor, penghuninya bersih-bersih kale ya orangnya", petugas 1.
kemudian si petugas 2 masuk ke ruangan di mana Viona dan para cowok pesta seks.
"Ap..Apa!?...bersih?? coba kmu lihat sini dulu..kamar ini..", petugas 2.
dan petugas 1, dan 3 juga ikut ke ruangan situ.
"wah wah wah gila..pestanya ngeri banget nihhh, spreinya penuh dengan peju...dan ini basah kuyup lagi!!", petugas 1
"ampe bernoda kuning-kuning spreinya, repot cucinya dah!", Petugas 2.
"nih coba kalian lihat tong sampahnya..wahahahha kondomnya berapa lusin tuh di dalam!", petugas 1.
"ini mah lebih dari satu orang pestanya, entah berapa cewek diboking tuh", petugas 2.
"hanya seorang cewek saja", petugas 3, sambil mengambil sehelai rontokan rambut di ranjang yang penuh dengan peju itu.
"ahh sok detektip kamu, masa kamu tau?", petugas 1.
"ya aku tau, disini ada 10 pria, dan seorang gadis, 2 hari lalu mereka sudah booking disni, atas nama Charles", petugas 3.
Petugas 1, dan petugas 2 terdiam, karena mereka tidak tahu apa-apa.
"semalam aku ada nampak mereka lewat kok, saat mereka berjalan", Petugas 3.
"dan kalau tidak salah...aku tau kok cewek ini sebenarnnya siapa", petugas 3 mengakhiri kalimatnya dengan senyuman kecil.